Berpamitan Mancing Sepulang Gereja, Ferdinand Ditemukan Tewas di Tukad Mati
LambeTurahBali - Minggu sore itu terlihat biasa saja.
Ferdinand Paot, pria berusia 38 tahun, pamit kepada istrinya untuk pergi memancing sepulang dari gereja. Tidak ada firasat apa pun, tidak ada tanda-tanda bahwa itu jadi kali terakhir sang istri melihatnya hidup-hidup.
Ponsel yang Tiba-tiba Tidak Aktif
Yulianingsih, istri Ferdinand, menceritakan kronologi yang membuatnya mulai gelisah sejak sore itu.
Suaminya berangkat memancing pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 15.00 Wita. Dua jam kemudian, Yulianingsih mencoba menghubunginya, tapi ponsel Ferdinand sudah tidak aktif. Sampai pukul 19.00, tidak ada kabar apa pun yang masuk.
Kekhawatiran itu akhirnya membuat Yulianingsih memutuskan turun sendiri mencari suaminya ke lokasi memancing di kawasan Tukad Mati, Denpasar. Di sana, ia sempat menemukan sepeda motor Ferdinand masih terparkir, tapi tidak ada tanda-tanda keberadaan pemiliknya.
Mencari Jawaban Lewat Rekaman CCTV
Rasa curiga yang semakin kuat membuat Yulianingsih kembali ke lokasi pada pukul 21.00 malam itu juga.
Kali ini ia tidak menyerah begitu saja. Ia meminta rekaman CCTV dari sebuah apartemen di sekitar lokasi, berharap bisa menemukan petunjuk soal keberadaan suaminya.
"Karena suaminya tidak kunjung ditemukan, selanjutnya istri korban meminta rekaman CCTV pada apartemen di dekat lokasi," ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Selasa (18/8/2026).
Dari rekaman itu, Yulianingsih melihat suaminya memang sempat datang ke lokasi memancing. Tapi ketika ia mengecek langsung ke titik mancing yang biasa digunakan, yang ia temukan hanya alat pancing yang belum sempat dipakai. Ferdinand sendiri sudah tidak ada di tempat.
Pencarian Berakhir Dini Hari di Dasar Sungai
Menyadari sesuatu yang tidak beres, Yulianingsih segera melapor ke pihak berwajib.
Pencarian kemudian dilakukan bersama warga sekitar, hingga akhirnya membuahkan hasil pada Senin (17/8/2026) dini hari, tepat pukul 02.20 Wita. Jasad Ferdinand ditemukan di dasar Tukad Mati.
"Saat dilakukan evakuasi korban ditemukan di dasar sungai," ujar Adi.
Diduga Terpeleset, Ferdinand Diketahui Tidak Bisa Berenang
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga Ferdinand terpeleset saat sedang memancing dan tenggelam di lokasi kejadian.
Faktor yang memperberat situasi ini, keluarga mengungkapkan bahwa Ferdinand memang tidak bisa berenang.
"Dugaan sementara korban terpeleset lalu tenggelam di TKP dan sesuai dengan informasi keluarga bahwa korban tidak bisa berenang," papar Adi.
Proses evakuasi jenazah berlangsung hingga pukul 02.50 Wita, sebelum akhirnya dibawa ke RSUP Prof. IGNG Ngoerah. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, joran pancing milik korban, serta tas selempang berisi ponsel, kartu ATM, dan uang tunai Rp2.500.
Ferdinand, pria asal Nusa Tenggara Timur ini, akhirnya pulang bukan dengan cerita ikan hasil pancingan sore itu, melainkan lewat pencarian panjang yang dilakukan istrinya sendiri, dari sore hingga dini hari, sampai akhirnya menemukan jawaban yang paling tidak diharapkan siapa pun.
Tag Terkait