Langsung ke konten
Bali Bali
News

Gempa M6,2 Susulan Guncang Labuan Bajo, Wisatawan di Hotel Jayakarta Berkemas

Giostanovlatto
Gempa M6,2 Susulan Guncang Labuan Bajo, Wisatawan di Hotel Jayakarta Berkemas

LambeTurahNews - Gempa magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (15/8/2026) pagi, tepat pukul 06.13. Guncangan ini membuat sejumlah wisatawan asing yang menginap di Hotel Jayakarta langsung mengemasi barang-barang mereka dan bersiap meninggalkan gedung.

Berdasarkan data BMKG, gempa ini berpusat di laut sekitar 46 kilometer timur laut Labuan Bajo, dengan kedalaman 10 kilometer. Yang membuat kejadian ini terasa lebih menegangkan bagi warga dan wisatawan, gempa ini muncul tidak lama setelah wilayah NTT diguncang gempa jauh lebih besar, magnitudo 7,7, yang berpusat 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.

gempa Labuan Bajo Hotel Jayakarta

Kenapa Dua Gempa Berdekatan Ini Penting Diperhatikan

Di sinilah letak konteks yang sering hilang dari rangkaian gempa semacam ini: munculnya gempa M6,2 tidak lama setelah gempa utama M7,7 menunjukkan aktivitas seismik di kawasan tersebut masih berlangsung, dan warga maupun wisatawan perlu bersiap menghadapi kemungkinan guncangan susulan lainnya.

Gempa M7,7 sebelumnya bahkan sempat memicu peringatan dini tsunami dari BMKG, meski status peringatan itu sudah dicabut beberapa jam kemudian. Rangkaian dua gempa besar dalam waktu berdekatan ini membuat masyarakat dan wisatawan di berbagai wilayah NTT meningkatkan kewaspadaan, tidak hanya menunggu satu guncangan lalu merasa aman.

gempa Labuan Bajo Hotel Jayakarta

Reaksi Cepat di Tengah Ketidakpastian

Insting wisatawan asing di Hotel Jayakarta untuk segera berkemas menunjukkan bagaimana kepercayaan terhadap keamanan bangunan bisa langsung goyah begitu guncangan kedua terjadi, meski kekuatan gempa ini jauh lebih kecil dibanding gempa pertama.

Bagi warga dan wisatawan di Labuan Bajo serta wilayah NTT lainnya, situasi ini menjadi pengingat penting untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG dan mengikuti arahan otoritas kebencanaan setempat, mengingat rangkaian gempa besar seperti ini masih berpotensi diikuti gempa susulan dalam beberapa waktu ke depan.

gempa Labuan Bajo Hotel Jayakarta

Berita Terkait