Langsung ke konten
Bali Bali
News

Kebakaran Landa Desa Adat Sade Lombok Tengah, Penyebab Belum Diketahui

Giostanovlatto
Kebakaran Landa Desa Adat Sade Lombok Tengah, Penyebab Belum Diketahui

LambeTurahBali - Malam Sabtu di Lombok Tengah berubah jadi mencekam. Kampung Desa Adat Sade, yang selama ini jadi kebanggaan wisata budaya Lombok, justru diterjang kebakaran besar yang belum sepenuhnya padam sampai berita ini ditulis.

Kobaran api masih terlihat hingga pukul 22.48 Wita di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut. Petugas Damkartan Lombok Tengah, TNI, Polri, bersama warga setempat masih berjibaku menjinakkan api.

Api Diduga Mulai dari Satu Rumah, Lalu Cepat Membesar

Berdasarkan informasi yang diterima, api pertama kali muncul dari salah satu rumah warga. Dari titik kecil itu, kobaran api dengan cepat membesar dan berpotensi merembet ke bangunan-bangunan di sekitarnya.

Yang bikin situasi ini makin genting, penyebab pasti kebakaran sampai sekarang belum bisa dipastikan pihak berwenang. Begitu juga soal berapa jumlah rumah yang sudah terbakar, semuanya masih dalam proses pendataan.

Rumah Adat Berbahan Ilalang, Ini yang Bikin Api Cepat Merembet

Di sinilah letak konteks penting yang jarang dipikirkan orang saat mendengar kebakaran di kampung adat. Bangunan di Kampung Sade bukan rumah beton atau bata biasa.

Seluruh rumah adat di kawasan ini menggunakan atap berbahan ilalang serta dinding dari anyaman atau pagar bambu, material tradisional yang jadi ciri khas arsitektur Sasak sekaligus daya tarik wisata budaya utama kampung ini.

Masalahnya, material yang sama yang membuat Kampung Sade begitu autentik dan fotogenik bagi wisatawan, ternyata juga jadi faktor yang membuat api menyebar jauh lebih cepat dibanding bangunan modern. Ilalang dan bambu kering sangat mudah tersulut, apalagi kalau rumah-rumahnya berdempetan rapat khas kampung adat.

Petugas dan Warga Berjuang Bersama Lokalisasi Api

Sampai saat ini, petugas gabungan bersama warga masih terus berupaya melokalisasi dan memadamkan api agar tidak makin meluas ke bangunan lain di kampung tersebut.

Kondisi malam hari dengan visibilitas terbatas, ditambah karakter material bangunan yang mudah terbakar, membuat proses pemadaman ini tentu bukan pekerjaan mudah bagi tim di lapangan.

Kampung Desa Adat Sade selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata budaya paling ikonik di Lombok Tengah, tempat wisatawan bisa melihat langsung kehidupan tradisional suku Sasak yang masih dipertahankan turun-temurun. Kebakaran ini tentu jadi pukulan berat, bukan cuma bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, tapi juga bagi upaya pelestarian warisan budaya yang selama ini jadi identitas kampung tersebut.

Berita Terkait