Kris Dayanti Menangis Dengar Cerita Bocah SD Rumahnya Hancur Diguncang Gempa NTT
LambeTurahBali - Bukan sekadar kirim bantuan lewat perantara, Kris Dayanti dan Yuni Shara memilih turun langsung ke lokasi terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Kakak beradik ini mendatangi sejumlah wilayah yang masih berjuang pulih usai gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.
Kunjungan ini dilakukan bersama komunitas Save the Children Indonesia, dengan fokus utama pada kondisi anak-anak yang masih berada di tengah situasi sulit pascabencana. Bukan cuma membawa bantuan logistik, keduanya juga berusaha memberikan dukungan psikologis bagi anak-anak yang terdampak.
Momen ini ternyata cukup menguras emosi Kris Dayanti sendiri. Ia tak kuasa menahan air mata begitu melihat langsung kondisi rumah dan fasilitas pendidikan yang rusak akibat gempa.
Salah satu momen paling menyentuh terjadi saat Kris bertemu seorang anak perempuan yang masih duduk di kelas 5 SD. Anak tersebut bercerita soal rumahnya yang hancur akibat guncangan gempa, cerita sederhana namun cukup untuk membuat Kris ikut merasakan beban kesedihan yang dialami anak-anak di wilayah terdampak.
Pelantun lagu Mencintaimu itu kemudian memilih memberikan semangat kepada anak-anak yang ditemuinya, sambil berharap kondisi di NTT segera membaik agar mereka bisa kembali bersekolah dan menjalani aktivitas normal seperti sebelumnya.
Sementara itu, Yuni Shara memilih pendekatan yang lebih aktif secara fisik. Ia terlihat turun tangan langsung bersama relawan lainnya, ikut bergotong royong membangun tenda darurat yang digunakan sebagai tempat tinggal sementara para pengungsi.

Kehadiran keduanya di lokasi pun disambut hangat oleh masyarakat setempat. Momen pertemuan dengan anak-anak jadi bagian penting dari kunjungan ini, mengingat dalam situasi pascabencana, dukungan psikologis sama pentingnya dengan bantuan material bagi proses pemulihan korban.
Kris Dayanti dan Yuni Shara berharap kehadiran mereka bisa memberi sedikit kekuatan bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit ini. Keduanya juga mengajak berbagai pihak untuk terus memberikan dukungan kepada warga NTT, terutama anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan dalam situasi bencana semacam ini.
Kunjungan ini sendiri merupakan bagian dari respons kemanusiaan Save the Children Indonesia bersama mitra lokal, dengan fokus perlindungan anak jadi perhatian utama dalam upaya pemulihan pascabencana, termasuk di Kabupaten Nagekeo, Ngada, dan Manggarai Timur.
Lihat postingan di Instagram
Tag Terkait