Langsung ke konten
Bali Bali
News

Soetta Diperpanjang Tutup hingga 24.00 WIB Akibat Angin Berubah Arah

Giostanovlatto
Soetta Diperpanjang Tutup hingga 24.00 WIB Akibat Angin Berubah Arah

LambeTurahBali - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang memantau langsung situasi di Posko Terpadu Terminal 1B Soekarno-Hatta mengumumkan penutupan bandara kembali diperpanjang, kali ini hingga pukul 24.00 WIB.

Yang menarik, alasan perpanjangan ini bukan sekadar formalitas administratif, tapi benar-benar mengikuti pergerakan alam yang berubah cepat. Menurut Dudy, arah angin yang membawa sebaran abu vulkanik ternyata berbalik arah dalam hitungan jam.

"Tadi per jam 5 lewat, kondisi debu yang semula tadi siang itu angin mengarah ke Barat, sekarang informasi BMKG anginnya mengarah ke Timur dengan kecepatan 5 knot, maka kami memutuskan memperpanjang penutupan bandara hingga pukul 24.00," katanya.

Perubahan arah angin dari Barat ke Timur ini jadi kunci kenapa keputusan penutupan terus disesuaikan dari jam ke jam. Bukan keputusan sekali jadi, Kemenhub tampaknya benar-benar mengikuti dinamika cuaca secara real-time sebelum menentukan langkah selanjutnya.

Dudy menegaskan pihaknya akan terus memantau dan memperbarui informasi soal sebaran abu vulkanik ini, sebagai dasar untuk memutuskan kapan operasional penerbangan di bandara-bandara terdampak bisa kembali dibuka.

"Nanti akan kita pastikan apakah abu ini akan berkurang atau malah bertambah," tuturnya.

Yang perlu digarisbawahi, seluruh keputusan penutupan ini murni soal keselamatan, bukan soal birokrasi yang berlarut-larut. Abu vulkanik memang jadi ancaman nyata bagi mesin dan sistem pesawat, sehingga setiap keputusan pembukaan kembali bandara harus benar-benar dipastikan aman terlebih dahulu.

Situasi ini pun mendapat perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto, yang lewat akun resminya mengimbau warga di Jakarta, Banten, Lampung, dan sekitar Selat Sunda untuk tetap tenang sekaligus waspada, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan mematuhi zona bahaya yang sudah ditetapkan.

Dengan arah angin yang masih bisa berubah sewaktu-waktu, calon penumpang yang berencana terbang dari atau menuju Soekarno-Hatta malam ini sebaiknya terus memantau update resmi dari Kemenhub. Situasi bisa saja membaik lebih cepat dari perkiraan, tapi juga berpotensi diperpanjang lagi jika arah angin kembali berubah.

Berita Terkait