Uang Wisatawan Amerika Berhamburan di Bukit Pergasingan, Ternyata Ulah Monyet Liar
LambeTurahBali - Tiga pemandu wisata di Lombok mendadak jadi sorotan warganet setelah videonya viral. Bukan karena atraksi wisata, tapi karena aksi jujur mereka mengembalikan uang jutaan rupiah yang berserakan di jalur pendakian.
Videonya diunggah lewat akun Instagram @lombok_patenadventure, memperlihatkan tiga pemandu sedang memunguti lembaran uang pecahan Rp 100 ribu yang berserakan di Bukit Pergasingan, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur. Selain uang, mereka juga menemukan ponsel, paspor, kunci, dan barang pribadi lain milik seorang turis asal Amerika Serikat.
Bukan Dicuri Orang, Tapi Digondol Monyet
Yang bikin kejadian ini unik, uang dan barang-barang itu ternyata bukan hilang karena dicuri manusia. Pelakunya adalah monyet liar yang memang sering berkeliaran di jalur pendakian Bukit Pergasingan.
"Kemarin pagi di Bukit Pergasingan, Sembalun. Barang milik WNA tersebut sempat diambil dan dibawa lari oleh monyet," kata Muhammad Rizki Rangga Yuda, pemandu sekaligus pemilik akun tersebut, Jumat (21/8/2026) malam.
Kejadian ini bukan hal baru di kalangan pemandu wisata setempat. Monyet-monyet di kawasan ini memang dikenal suka mengambil tas atau barang bawaan pendaki yang lengah, lalu membuang isinya begitu tahu tidak ada makanan di dalamnya.
Kaget Lihat Uang Berserakan di Jalur Pendakian
Rangga bercerita, ia bersama dua rekannya menemukan uang tersebut saat sedang turun dari Bukit Pergasingan bersama tamu mereka sendiri. Awalnya mereka kaget melihat lembaran uang tercecer di sepanjang jalur.
"Kami menemukan uang dan barang-barang tersebut sudah berceceran. Saat itu, kami juga sedang menemani tamu WNA juga," tutur Rangga.
Setelah dikumpulkan, total uang yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp 4 hingga 5 juta. Jumlah yang tidak sedikit untuk tercecer begitu saja di jalur pendakian.
Tanya ke Setiap Bule yang Lewat, Sampai Ketemu Pemiliknya
Setelah uang dan barang terkumpul, muncul tantangan baru, siapa pemiliknya? Tanpa identitas yang jelas, Rangga dan teman-temannya memutuskan bertanya langsung ke setiap turis asing yang lewat.
"Setiap bule yang lewat saat mendaki kami tanyakan apakah barang tersebut milik mereka. Akhirnya, pemiliknya kami temukan, yaitu dua WNA, laki-laki dan perempuan, bersama satu guide mereka," imbuh Rangga.
Panik Campur Bahagia, Tawaran Imbalan Pun Ditolak
Begitu tahu barang-barangnya lengkap kembali, sang turis disebut Rangga bereaksi panik sekaligus bahagia. Wajar saja, paspor dan ponsel yang tadinya raib tiba-tiba utuh kembali di tangan mereka.
Turis itu bahkan sempat menawarkan imbalan sebagai ucapan terima kasih. Tapi tawaran itu ditolak halus oleh Rangga dan teman-temannya.
Kisah sederhana ini pada akhirnya jadi pengingat menarik buat siapa pun yang mendaki di kawasan Sembalun. Selain menikmati pemandangan, jaga baik-baik barang bawaan, karena bukan cuma manusia yang bisa "usil" di jalur pendakian, monyet liar pun ternyata bisa jadi ancaman tersendiri buat tas dan dompet.
Tag Terkait