Koster Klarifikasi Video "Diam Kamu" yang Viral Lagi di Medsos
Laporan: Destarita Rahmawati
LambeTurahBali - Sepotong video lawas tiba-tiba muncul lagi di linimasa dan bikin heboh warganet. Rekaman Gubernur Bali Wayan Koster mengucapkan "diam kamu" ke seseorang beredar luas seolah-olah baru saja terjadi, padahal peristiwanya sudah berlangsung lebih dari setahun lalu.
Koster akhirnya buka suara langsung menanggapi video yang kembali viral tersebut. Ia menegaskan, momen dalam video itu bukan kejadian baru pada September 2026, melainkan dokumentasi lama saat dirinya memantau penertiban bangunan liar di kawasan Pantai Bingin, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, pada Juli 2025.
Untuk memahami konteks penuhnya, Koster menjelaskan bahwa ucapan tersebut keluar di tengah proses penertiban bangunan yang berdiri di atas tanah milik negara. Saat itu, pemerintah sedang menertibkan sejumlah bangunan, mulai dari vila, restoran, hingga bar yang dinilai melanggar ketentuan perizinan.
Yang menarik, Koster mengungkap alasan di balik ucapannya yang terdengar tegas itu. Menurutnya, ada seseorang yang justru mempertanyakan nasib tenaga kerja di tengah proses pembongkaran yang tengah berlangsung.
"Saya bilang: 'Diam kamu!' Orang kita lagi mikirin bongkar kok mikirin tenaga kerja. Nanti ada waktunya mikirin tenaga kerja," ujar Koster usai Rapat Paripurna DPRD Bali, Denpasar, Senin (7/9/2026).
Koster menilai potongan video yang beredar kembali ini kehilangan konteks utuhnya, sehingga menimbulkan kesan seolah dirinya baru saja menghardik seseorang tanpa alasan jelas.
"Nah, itu yang diputar lagi kemarin. Tapi konteksnya dibuat," katanya.
Meski videonya kembali jadi sorotan publik, Koster justru menanggapinya dengan santai. Ia mengaku tidak mempermasalahkan viralnya video tersebut dan memilih menyerahkan penilaian sepenuhnya kepada masyarakat.
"Ya, enggak apa-apalah. Biarkanlah orang menilai begitu, saya tetap bersabar. Kan jadi makin keren karena diviralkan terus," ucapnya.
Untuk diketahui, video ini berkaitan dengan penertiban 48 bangunan di kawasan Pantai Bingin pada 21 Juli 2025. Saat itu, Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa turun langsung memantau proses pembongkaran di lapangan. Seluruh 48 bangunan tersebut ditertibkan karena disebut tidak memiliki kelengkapan perizinan dan berdiri di atas lahan pemerintah, dengan Pemkab Badung yang sebelumnya sudah memberikan tiga kali teguran tertulis sebelum pembongkaran benar-benar dilakukan.
Dengan klarifikasi ini, Koster memastikan satu hal yang jadi inti persoalan: ucapan "diam kamu" itu murni berasal dari kegiatan penertiban Pantai Bingin lebih dari setahun lalu, bukan insiden baru yang terjadi bulan ini seperti yang sempat diasumsikan banyak warganet saat video tersebut kembali beredar.
Lihat postingan di Instagram
Tag Terkait