Langsung ke konten
Bali Bali
Entertainment

Anak Zaskia Adya Mecca Sekolah Online Lagi, Justru Ingatkan Dia pada Anak-Anak di Flores yang Rindu Bangku Sekolah

Giostanovlatto
Anak Zaskia Adya Mecca Sekolah Online Lagi, Justru Ingatkan Dia pada Anak-Anak di Flores yang Rindu Bangku Sekolah

LambeTurahBali - Pagi ini, rumah Zaskia Adya Mecca kembali riuh dengan suasana sekolah dari rumah. Kelima anaknya harus kembali menjalani pembelajaran daring setelah abu vulkanik dari erupsi Anak Krakatau ikut berdampak ke Jakarta. Tapi yang membuat unggahannya berbeda dari sekadar keluhan orang tua biasa, Zaskia justru menemukan sudut pandang lain yang jarang terpikirkan banyak orang.

Lewat Instagram pribadinya, Senin (7/9) pukul 09.10 WIB, Zaskia membagikan cerita tentang suasana rumahnya pagi itu.

"Kembali sekolah online dengan 5 anak karena erupsi Anak Krakatau," tulis Zaskia.

Yang menarik, ia justru menyoroti reaksi orang dewasa di sekitarnya yang sempat kelabakan begitu mendapat kabar sekolah beralih ke sistem daring.

"Segini aja banyak orang dewasa panik kemarin, 'Besok anak sekolah gimana?' Pas dapat info online, dari pagi sudah ramai, 'Jam berapa mulai? Anaknya nggak sabar nungguin ini. Mana link-nya, dll'," lanjutnya.

Zaskia Adya Mecca sekolah online anak Flores

Detail kecil inilah yang kemudian memicu Zaskia mengaitkan momen ini dengan pengalamannya sekitar satu pekan sebelumnya di Flores. Di sana, ia bertemu anak-anak yang situasinya jauh berbeda, bukan soal kepanikan mencari link kelas online, melainkan kerinduan sederhana untuk sekadar bisa kembali ke sekolah.

"Langsung teringat seminggu lalu ku di Flores, anak-anak yang ku temui hampir semua bilang, 'Kami ingin sekolah, Kak. Kakak bawakan kami perlengkapan sekolah. Kapan kami bisa kembali sekolah?'" tulis Zaskia.

Perbandingan ini terasa jujur sekaligus menohok. Di satu sisi, ada anak-anak di Jakarta yang "hanya" berpindah dari kelas tatap muka ke kelas daring karena abu vulkanik, dan orang tuanya sempat panik soal teknis pelaksanaannya. Di sisi lain, ada anak-anak di Flores yang bahkan tidak punya kepastian kapan bisa kembali duduk di bangku sekolah sama sekali, akibat bencana yang jauh lebih berat dampaknya.

Zaskia Adya Mecca sekolah online anak Flores

Dari perbandingan itulah, Zaskia mengajak publik untuk memperluas kepedulian, tidak hanya berhenti pada urusan sekolah anak sendiri, tapi juga menengok kondisi anak-anak di daerah yang masih berjuang mendapatkan akses pendidikan pascabencana, termasuk di Flores, Kalimantan, dan wilayah terdampak lainnya.

"Kalau kita bisa 'berisik' satu hari aja kebingungan untuk anak-anak kita sendiri, mau nggak bantuin terus berisik sampai anak-anak kita di Flores, Kalimantan dan daerah terdampak bencana berat lainnya bisa sekolah kembali?!" pungkas Zaskia.

Pesan Zaskia ini menjadi pengingat sederhana namun relevan, bahwa di tengah situasi darurat sekalipun, seperti abu vulkanik yang memaksa sekolah beralih ke sistem daring, masih ada anak-anak lain di penjuru Indonesia yang kesulitannya jauh lebih besar dan lebih lama, dan mungkin belum mendapat perhatian yang sama.

Berita Terkait