Sedang Mancing di Bawah Jembatan Imam Bonjol, Pria Asal Jember Ini Terpeleset dan Tak Terselamatkan
LambeTurahBali - Sore yang harusnya diisi dengan kegiatan santai memancing, berubah jadi duka mendalam bagi keluarga di Jember. Seorang pria berusia 20 tahun bernama Farul ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke sungai di bawah Jembatan Jalan Imam Bonjol, Kota Denpasar, Sabtu (12/9/2026).
Kejadian ini bermula sekitar pukul 14.00 Wita, ketika Farul sedang memancing di aliran sungai bawah jembatan tersebut. Diduga karena permukaan yang licin, ia terpeleset dan langsung terjatuh ke dalam sungai.
Laporan Masuk, Tim SAR Langsung Bergerak
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar menerima informasi kejadian pada pukul 15.50 Wita dari Bram, anggota potensi SAR 115. Begitu laporan diterima, koordinasi langsung dilakukan dengan unsur terkait, dan tim rescue dikerahkan menuju lokasi kejadian.
I Nyoman Sidakarya, dari Kantor SAR Denpasar, menjelaskan bahwa timnya bergerak cepat begitu informasi masuk. "Begitu menerima laporan, kami langsung melakukan koordinasi dengan unsur terkait dan mengerahkan tim rescue menuju lokasi. Setelah tiba di lokasi, tim segera melakukan pencarian dan penyelaman hingga akhirnya korban berhasil ditemukan," katanya.
Proses Pencarian yang Butuh Waktu Berjam-jam
Sekitar pukul 16.10 Wita, tujuh personel Kantor SAR Denpasar diberangkatkan menuju lokasi. Setengah jam kemudian, tim tiba dan langsung mempersiapkan alat selam untuk memulai pencarian di bawah permukaan air.
Dua rescuer kemudian turun langsung melakukan penyelaman di sekitar titik kejadian. Setelah proses penyisiran yang cukup panjang, korban akhirnya berhasil ditemukan pada pukul 17.35 Wita, sekitar tiga setengah jam setelah kejadian pertama kali terjadi.
Ini menunjukkan betapa rumitnya proses pencarian korban tenggelam di aliran sungai perkotaan seperti ini, di mana arus, kedalaman, dan jarak pandang di bawah air jadi tantangan tersendiri bagi tim penyelam, meski lokasi kejadian berada di tengah kota yang mudah diakses.
Jenazah Dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah
Setelah ditemukan, jenazah Farul langsung dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar menuju RSUP Prof. Ngoerah untuk proses lebih lanjut.
Kejadian ini jadi pengingat penting, khususnya bagi siapa saja yang gemar memancing di area sungai atau perairan dengan medan licin. Aktivitas yang terlihat santai seperti memancing tetap menyimpan risiko, terutama di titik-titik seperti bawah jembatan yang biasanya memiliki permukaan bebatuan licin dan arus yang tidak selalu terlihat dari permukaan.
Tag Terkait