Sembilan Jam Terjebak Karang di Gili Lawa, Kapal Pesiar Kailana Akhirnya Bebas
LambeTurahBali - Sembilan jam bukan waktu yang singkat untuk terjebak di tengah laut, apalagi di perairan seindah Taman Nasional Komodo. Itu yang dialami kapal pesiar Kailana, sebelum akhirnya berhasil lepas dari kandas dan kembali berlayar, Sabtu (12/9/2026).
Kapal wisata ini kandas di perairan Gili Lawa sekitar pukul 02.00 Wita dini hari. Baru sembilan jam kemudian, tepatnya pukul 11.00 Wita, Kailana berhasil lepas dari karang yang menahannya.
Kandas Dini Hari, Baru Bebas Menjelang Siang
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, mengonfirmasi kabar lepasnya kapal tersebut. "Sudah lepas kandas," katanya singkat.
Sembilan jam terjebak di karang bukan waktu yang sebentar. Bayangkan situasi di kapal selama itu, para penumpang dan kru harus menunggu tanpa kepastian, sementara tim di darat berkoordinasi mencari cara melepaskan kapal dari posisinya yang tersangkut.
Setelah bebas, Kailana kini masih berlayar di perairan TN Komodo, dengan tujuan akhir Labuan Bajo. Menurut Stephanus, kapal diperkirakan tiba sore atau malam ini.
Bukan Kapal dari Labuan Bajo, Asal-usulnya Masih Diselidiki
Yang menarik, Stephanus menegaskan kapal ini sebenarnya bukan beroperasi dari Labuan Bajo. "Bukan kapal yang operasi di Bajo bukan dari Labuan Bajo," tegasnya.
Ini insight penting yang mengubah cara kita membaca kejadian ini. Kapal pesiar yang berlayar di perairan Taman Nasional Komodo tidak selalu berasal dari satu titik keberangkatan yang sama, dan itu artinya pengawasan terhadap lalu lintas kapal wisata di kawasan ini lebih rumit dari yang terlihat, karena mencakup kapal-kapal dari berbagai pelabuhan, bukan cuma Labuan Bajo saja.
Sampai sekarang, KSOP belum bisa memastikan dari pelabuhan mana Kailana berangkat, maupun berapa jumlah penumpang dan kru yang ada di dalamnya. "Belum jelas kapal datang dari mana, nanti diperiksa dulu. Info terbaru dari Calabai. Nanti setelah periksa baru jelas semua," jelas Stephanus.
Pemeriksaan Menunggu di Labuan Bajo
Begitu Kailana tiba di Labuan Bajo, KSOP dipastikan akan langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kapal tersebut. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan penyebab kandasnya kapal, sekaligus memverifikasi data penumpang, kru, dan asal pelabuhan yang sampai sekarang masih jadi tanda tanya.
Kejadian ini sekali lagi mengingatkan betapa pentingnya keselamatan pelayaran di kawasan wisata seperti TN Komodo, mengingat perairan di sekitar Gili Lawa memang dikenal punya banyak titik karang yang perlu diwaspadai kapal-kapal yang melintas, apalagi saat kondisi minim cahaya di malam hari.
Tag Terkait