Warga Geruduk KSOP Labuan Bajo, Cari Samuel Pelaku Penganiayaan Petugas Parkir
LambeTurahBali - Kalau kemarin kasus ini baru sebatas video CCTV yang viral, hari ini ceritanya berkembang jauh lebih panas. Puluhan warga turun langsung ke kantor yang diduga jadi tempat kerja pelaku.
Massa Datang, Nama Pelaku Akhirnya Terungkap
Jumat (14/8/2026), puluhan warga mendatangi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo. Mereka mencari seorang pegawai bernama Samuel, yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap Engelbertus Abun, petugas jaga portal parkir Pelabuhan Marina Labuan Bajo.
"Mana Samuel itu," teriak salah satu warga.
Yang menarik, sebelumnya pihak KSOP belum bersedia mengungkap identitas pelaku ke publik. Namun lewat aksi warga ini, nama Samuel justru terungkap ke permukaan, bukan dari keterangan resmi instansi, melainkan dari desakan massa yang sudah tidak sabar menunggu kejelasan.
Massa mendesak agar Samuel segera dibawa ke Polres Manggarai Barat untuk diproses. "Panggil dia, bawa ke Polres," teriak warga lainnya.
Ditemui, Tapi Tak Membuahkan Hasil
Seorang pegawai KSOP sempat menerima massa di pintu kantor, mencoba memberi penjelasan. Namun upaya itu tidak cukup meredakan amarah warga. Teriakan terus berlanjut, dan pada akhirnya massa gagal bertemu langsung dengan Samuel sebelum akhirnya membubarkan diri dan meninggalkan kantor.
Di sinilah letak konteks yang sering hilang dari kasus semacam ini: ketika institusi bergerak lambat dalam memberi kejelasan, masyarakat cenderung mengambil jalannya sendiri untuk menuntut keadilan, meski hasilnya belum tentu efektif.
Proses Hukum Tetap Berjalan
Di balik aksi massa yang emosional itu, proses hukum sebenarnya sudah bergulir. Informasi yang dihimpun menyebutkan Samuel bersama sejumlah saksi dijadwalkan diperiksa penyidik Polres Manggarai Barat pada sore harinya.
Sementara itu, korban Engelbertus Abun sudah lebih dulu membuat laporan resmi ke polisi, didampingi belasan anggota keluarga yang turut hadir di Polres Manggarai Barat.
"Sudah buat laporan polisi," kata Engelbertus singkat.
Dari CCTV Viral ke Kemarahan Publik
Kasus ini bermula dari rekaman CCTV yang menunjukkan pegawai berseragam dinas menampar dan memukul kepala serta wajah korban sebanyak empat kali, bahkan mengejar korban hingga masuk ke dalam ruangan saat korban mencoba menghindar tanpa melawan.
Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto sebelumnya membenarkan insiden ini terjadi, namun memilih menahan identitas pelaku sambil menunggu pemeriksaan internal. Aksi warga hari ini menunjukkan publik tidak mau menunggu terlalu lama untuk mendapat kejelasan itu.
Sekarang, semua mata tertuju pada hasil pemeriksaan sore ini di Polres Manggarai Barat, apakah cukup untuk menjawab desakan warga yang sejak pagi sudah meneriakkan satu nama: Samuel.
Tag Terkait