Langsung ke konten
Bali Bali
Iklan
Viral

Bule Australia Ngamuk Lempar Gelas dan Batu di Pecatu, Ternyata Gara-gara Ini

Giostanovlatto
Bule Australia Ngamuk Lempar Gelas dan Batu di Pecatu, Ternyata Gara-gara Ini
Iklan

LambeTurahBali - Siang itu suasana Pecatu yang biasanya santai mendadak mencekam. Seorang bule asal Australia turun dari motor, melempar gelas ke pekarangan sebuah restoran, lalu berjalan santai ke jalanan sambil mengoceh kasar dalam bahasa Inggris — sebelum akhirnya melempar batu paving ke papan reklame berbahan kaca hingga pecah.

Kejadian ini berlangsung Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 13.25 Wita. Pelaku, WN Australia berinisial JDB (41), mengendarai motor Yamaha XMax hitam bernomor DK 6864 AFC saat mendatangi restoran Youtopia Bali Smoothie di Pecatu, Kuta Selatan. Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, JDB lebih dulu melempar satu gelas ke pekarangan restoran itu sebelum bergerak ke trotoar depan Gabets Pub.

Di sanalah aksinya makin menjadi. Ia membuat keributan dengan umpatan kasar, lalu melempar paving blok ke arah papan reklame milik manajemen Gabets Pub hingga kacanya hancur. Para pengunjung yang sedang santai pun ikut ketakutan menyaksikan kejadian itu.

Yang menarik, motif di balik amukan ini justru jauh dari dugaan awal warganet — bukan gara-gara wisatawan mabuk atau konflik dengan warga lokal, melainkan urusan personal yang dibawa sampai ke jalanan publik. Setelah diamankan polisi pada Rabu (9/9/2026) dan menjalani introgasi, JDB mengaku emosinya tidak terkontrol karena sedang stres akibat masalah keluarga.

Artinya, insiden yang tampak seperti kerusuhan acak ini sebenarnya berakar dari tekanan pribadi yang meluap di tempat dan waktu yang salah — dan berujung merugikan pihak yang sama sekali tidak terlibat dalam masalahnya.

Pihak Gabet's Pub sempat melaporkan kejadian ini ke Polsek Kuta Selatan sebelum polisi bergerak cepat mengamankan pelaku. Untungnya, kedua belah pihak akhirnya sepakat menempuh jalur damai lewat mediasi kekeluargaan, tanpa harus berlanjut ke ranah hukum yang lebih panjang.

Kasus ini menambah daftar insiden WNA yang bikin geger kawasan wisata Bali dalam sepekan terakhir — dan jadi pengingat bahwa di balik suasana liburan yang tenang, tekanan personal siapa pun bisa meledak kapan saja, di mana saja.

Lihat postingan di Instagram

Berita Terkait

Iklan