CCTV Rekam Aksi Asusila di Canggu, Polisi Buru 1 Bule Pria dan 2 Perempuan
LambeTurahBali - Canggu kembali jadi sorotan. Kali ini bukan soal beach club atau kemacetan, melainkan rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan tindakan asusila di depan sebuah rumah warga di Jalan Pantai Batu Bolong.
Video tersebut beredar luas di media sosial dan langsung mengundang perhatian. Polisi pun turun tangan untuk mencari tahu siapa saja yang berada dalam rekaman tersebut.
Polisi Sudah Datangi Lokasi
Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan mengumpulkan sejumlah informasi.
“Kami sudah datangi lokasi dan mengumpulkan bahan keterangan. Saat ini anggota Unit Reskrim sedang melakukan identifikasi lanjutan untuk mengungkap identitas para pelaku.”
Penyelidikan bermula setelah rekaman CCTV diunggah ke media sosial oleh akun Instagram @macchiatolatte13_.
Setelah video tersebut viral, polisi melakukan analisis terhadap rekaman dan mengecek sejumlah kamera pengawas di sekitar lokasi.
Ada Dugaan Transaksi Sebelum Kejadian
Yang membuat polisi semakin serius menyelidiki kasus ini adalah adanya bagian rekaman yang menunjukkan pria WNA tersebut terlihat mengambil sejumlah uang dari dompetnya sebelum dugaan tindakan asusila terjadi.
Polisi menyebut terdapat interaksi yang diduga berupa transaksi uang sebelum kejadian.
Namun, polisi belum menyimpulkan untuk apa uang tersebut diberikan. Bagian ini masih menjadi materi penyelidikan.
Setelah kejadian, dua perempuan yang berada di lokasi disebut meninggalkan tempat terlebih dahulu. Pria WNA tersebut kemudian menyusul.
Ketiganya dilaporkan pergi ke arah utara Jalan Pantai Batu Bolong dengan menggunakan sepeda motor.
Identitas Tiga Orang Masih Dicari
Sampai saat ini, polisi belum mengumumkan identitas pria WNA maupun dua perempuan yang terekam dalam CCTV tersebut.
Petugas masih mengumpulkan rekaman kamera lain dan petunjuk dari sekitar lokasi untuk mengetahui siapa mereka dan ke mana mereka pergi setelah kejadian.
“Kami terus mengumpulkan petunjuk di lapangan agar para terduga pelaku bisa segera diamankan,” kata Sukadana.
Polisi juga belum mengumumkan adanya penangkapan.
Buat warga Canggu, ada satu hal yang mungkin terasa makin familiar dari cerita ini: di kawasan yang hidup hampir 24 jam, ruang wisata dan ruang warga memang semakin berdekatan. Dan kali ini, sebuah kamera CCTV di depan rumah justru menjadi awal dari penyelidikan polisi.
Tag Terkait