Curiga Richard Lee Pakai Wig, Doktif Interupsi Sidang dan Tanya Aturan ke Hakim
LambeTurahBali - Sidang yang seharusnya fokus pada dugaan pelanggaran hak konsumen justru sempat diwarnai perdebatan soal penampilan.
Richard Lee jadi sorotan di ruang sidang, bukan cuma karena perkara yang menjeratnya, tapi juga soal tampilannya sendiri. Dokter Samira Farahnaz, yang akrab disapa Dokter Detektif atau Doktif, mempersoalkan penampilan Richard yang menurutnya mengenakan wig hingga sulit dikenali.
Interupsi di Tengah Sidang
Momen ini terjadi saat Doktif menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan pelanggaran hak konsumen dan UU Kesehatan yang menyeret nama Richard Lee, di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, Kamis (13/8/2026).
Doktif awalnya mengajukan interupsi kepada Majelis Hakim, mempertanyakan aturan berpakaian dan penggunaan aksesoris di dalam ruang persidangan.
"Apakah boleh di ruang persidangan menggunakan aksesoris seperti topi, kacamata hitam, atau aksesoris yang lainnya? Apakah diperkenankan, Yang Mulia?" tanya Doktif di hadapan Hakim.
Hakim menjelaskan aturan yang berlaku, menegaskan ruang sidang harus bersih dari atribut yang dianggap tidak pantas.
"Ya, yang memakai topi ya, di persidangan ya memang ada aturannya jangan pakai topi. Jadi harus di ruang persidangan ini harus steril, ya," jelas Hakim.
Doktif Sebut Richard Lee Kenakan Wig
Setelah mendapat penjelasan tersebut, Doktif kemudian secara spesifik menyoroti penampilan Richard Lee.
Ia mencurigai Richard mengenakan rambut palsu atau wig yang menurutnya bisa menyamarkan penampilan aslinya.
"Terdakwa (Richard Lee) memakai wig ini, Yang Mulia. Sepengetahuan saya. Sehingga saya tidak (mengenali)," ucap Doktif.
Hakim: Masih Bisa Dikenali
Meski Doktif sudah menyampaikan keberatannya, Hakim tidak mempersoalkan lebih jauh penampilan Richard Lee.
Menurut Hakim, Richard masih bisa dikenali selama mengikuti jalannya persidangan.
"Saya kira masih bisa dikenali," tegas Hakim.
Keputusan ini disambut lega oleh kuasa hukum Richard Lee. Mereka mengapresiasi sikap Majelis Hakim yang dinilai bijak dalam menengahi persoalan atribut di ruang sidang.
"Terima kasih Yang Mulia Majelis yang bijaksana," ujar kuasa hukum Richard Lee, Faizal Hafied.
Insiden kecil ini menambah warna tersendiri di tengah jalannya sidang kasus yang menyeret nama Richard Lee, sekaligus menunjukkan bagaimana detail sekecil penampilan pun bisa jadi perdebatan serius di ruang pengadilan.
Tag Terkait