Suara Ledakan Bangunkan Warga Nusa Penida, Cafe dan Cottage Senilai Rp3 Miliar Ludes dalam Hitungan Menit
LambeTurahBali - Ada yang tidak biasa dari kebakaran yang meluluhlantakkan Wyn's Penida Cafe dan Bar Cottage dini hari tadi. Bukan cuma soal api yang membesar cepat, tapi juga suara ledakan misterius yang membangunkan seisi Banjar Nyuh, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, sebelum kobaran api benar-benar terlihat.
Kejadian ini bermula sekitar pukul 02.30 WITA, Senin (7/9/2026), ketika suara ledakan keras mengejutkan warga sekitar. Ketut Wirahadi, pengelola akomodasi tersebut, mengaku langsung terbangun dari tidurnya tepat saat suara itu terdengar dari area usahanya.
"Waktu tiba di lokasi, api sudah membesar dan membakar seluruh bangunan," kata Wirahadi.
Belum sempat mencari tahu asal suara ledakan, Wirahadi keburu mendengar teriakan histeris dari warga sekitar yang mengabarkan kebakaran hebat sudah terjadi. Api dengan cepat menjalar dan melahap habis seluruh fasilitas, mulai dari bangunan restoran hingga cottage yang jadi andalan usaha wisata tersebut.
Laporan darurat masuk ke Polsek Nusa Penida hanya lima menit setelah kejadian, pukul 02.35 WITA. Personel yang dipimpin Perwira Pengawas Ipda Anak Agung Gde Bagus Mahendra Putra langsung meluncur ke lokasi, bergabung dengan petugas Pemadam Kebakaran dan warga setempat untuk menahan laju api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya menjelaskan prioritas utama timnya saat tiba di lokasi.
"Personel kami langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Prioritas pertama adalah memastikan keselamatan masyarakat, membantu proses pemadaman, serta mengantisipasi agar api tidak merembet ke bangunan lainnya," ujar Kesuma Jaya, Senin (7/9/2026).
"Setelah api berhasil dikendalikan, lokasi kami amankan untuk kepentingan penyelidikan," tambahnya.
Meski seluruh bangunan rata dengan tanah, ada kabar yang cukup melegakan: tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Namun dari sisi kerugian material, angkanya jauh dari kecil. Kerugian diperkirakan mencapai Rp3 miliar, jumlah yang menggambarkan betapa besarnya investasi yang hilang dalam hitungan menit saja.
Yang jadi fokus penyelidikan sekarang justru soal kronologi awal kejadian, bukan sekadar api yang membesar, melainkan suara ledakan yang muncul lebih dulu sebelum kobaran api benar-benar terlihat. Polisi menegaskan detail ini menjadi poin penting yang tengah didalami secara serius.
Untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara, Polsek Nusa Penida sudah memasang garis polisi di area reruntuhan bangunan. Tim Unit Reskrim kini terus melakukan penyelidikan maraton, mengumpulkan keterangan saksi sekaligus memeriksa lokasi secara intensif guna memastikan penyebab pasti kebakaran yang hingga kini masih belum terungkap.
Menyikapi insiden ini, Kesuma Jaya mengimbau seluruh pelaku usaha dan warga di kawasan wisata Nusa Penida untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan usaha dan permukiman padat.
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan usaha dan permukiman. Masyarakat dipersilakan segera menghubungi Kepolisian maupun pemadam kebakaran jika menemukan hal berpotensi membahayakan," imbau Kesuma Jaya.
Tag Terkait