Langsung ke konten
Bali Bali
News

Turis China Meninggal Usai Tenggelam Saat Snorkeling di Long Pink Beach

Giostanovlatto
Turis China Meninggal Usai Tenggelam Saat Snorkeling di Long Pink Beach

LambeTurahBali - Kabar duka datang dari salah satu spot snorkeling paling terkenal di Taman Nasional Komodo. Turis perempuan yang sempat dilaporkan tenggelam pagi tadi di Long Pink Beach, akhirnya dipastikan tidak tertolong.

Korban bernama Zou Huarong, warga negara China, sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo setelah insiden tenggelam yang terjadi di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Sayangnya, nyawanya tak bisa diselamatkan.

Konfirmasi Resmi dari Kepala Loka Karantina Kesehatan

"Korban sudah meninggal," ungkap Kepala Loka Karantina Kesehatan Labuan Bajo, Bernadinus Darma, Selasa (25/8/2026).

Kalimat singkat itu menutup rangkaian upaya penyelamatan yang sebenarnya sudah bergerak cukup cepat sejak insiden pertama kali terjadi.

Rute Evakuasi yang Melintasi Laut, Pelabuhan, Sampai Rumah Sakit

Zou dievakuasi menggunakan speedboat Sea Rider milik PT Palma Hijau Cemerlang, yang berpos di Pulau Padar Utara, kawasan Taman Nasional Komodo. Dari lokasi kejadian, korban dibawa menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo, sebelum akhirnya dilanjutkan dengan ambulans menuju Rumah Sakit Siloam.

Rute evakuasi ini menggambarkan tantangan nyata penanganan darurat di kawasan kepulauan seperti Komodo. Tidak ada akses jalan langsung antara spot-spot snorkeling terpencil dan fasilitas medis di Labuan Bajo. Setiap perpindahan, dari laut ke kapal, ke pelabuhan, lalu ke rumah sakit, memakan waktu yang seharusnya bisa dipangkas dalam situasi darurat seperti ini.

Berawal dari Teriakan di Tengah Kerumunan Penumpang Kapal

Zou merupakan penumpang kapal pinisi My Moon. Sebelum kejadian, ia sempat berenang santai di sekitar pantai, sebelum tiba-tiba terdengar teriakan dari tamu lain bahwa ada seseorang yang tenggelam.

Respons darurat langsung datang dari berbagai arah. Sekoci dari kapal lain bergegas mendekat, bersamaan dengan sejumlah orang yang kebetulan sedang bermain paddle board di lokasi yang sama. Beberapa tamu dari kapal lain yang ternyata berprofesi sebagai tenaga medis langsung mengambil alih memberikan pertolongan resusitasi jantung paru.

Korban kemudian dibawa ke tepi pantai untuk melanjutkan pertolongan medis, sebelum akhirnya dievakuasi menuju Labuan Bajo.

Kejadian Ini Jadi Pengingat Bagi Wisatawan yang Berkunjung ke Spot Snorkeling Populer

Long Pink Beach selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi snorkeling paling dicari wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo, berkat warna pasirnya yang kemerahan dan airnya yang jernih. Kepergian Zou jadi pengingat pahit, bahwa kondisi air yang terlihat tenang di lokasi wisata populer sekalipun tetap menyimpan risiko yang tidak boleh dianggap remeh.

Kehadiran tenaga medis di antara sesama wisatawan dalam kasus ini juga menunjukkan satu hal penting, respons cepat dari orang-orang di sekitar lokasi kejadian bisa jadi penentu, jauh sebelum tim evakuasi resmi tiba di tempat.

Berita Terkait