Wisatawan Inggris Tewas usai Jelajah Nusa Penida, Tenggelam di Crystal Bay
LambeTurahBali - Satu hari penuh menjelajah keindahan Nusa Penida, berakhir dengan tragedi yang tak seorang pun duga. Archibald Frederick Taylor (54), wisatawan asal Inggris, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang di Pantai Crystal Bay, Banjar Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Minggu (13/9/2026) sore.
Yang membuat kejadian ini terasa lebih menyayat, korban sebenarnya sedang menikmati hari liburan yang padat dan menyenangkan bersama rombongan keluarganya sebelum akhirnya berujung petaka di penghujung hari.
Sehari Penuh Menjelajah Sebelum Tragedi Terjadi
Rombongan Archibald tiba di Pelabuhan Banjar Nyuh sekitar pukul 07.30 Wita, menggunakan tiga unit kendaraan untuk menjelajahi destinasi wisata di wilayah barat Nusa Penida. Perjalanan dimulai dari Broken Beach sekitar pukul 09.20 Wita, dilanjutkan ke Kelingking Beach pada pukul 11.00 Wita, sebelum rombongan makan siang dan melanjutkan perjalanan ke Crystal Bay, tiba sekitar pukul 14.30 Wita.
Di titik terakhir inilah, sekitar pukul 15.40 Wita, rombongan diberi waktu istirahat untuk menikmati suasana pantai. Menariknya, jadwal perjalanan mereka sudah sangat terstruktur sejak pagi, artinya Crystal Bay sebenarnya bukan lokasi mendadak, melainkan destinasi terakhir yang memang direncanakan sebelum rombongan melanjutkan perjalanan ke titik berikutnya.
Terlambat Kembali ke Titik Kumpul, Ternyata Sudah Tenggelam
Saat waktu berkumpul tiba pukul 15.30 Wita, korban tidak kunjung muncul di lokasi yang telah disepakati. Driver yang membawa rombongan langsung berinisiatif mencari keberadaannya, dan dari situlah terungkap kabar bahwa Archibald mengalami musibah tenggelam saat berenang di area tersebut.
Korban segera mendapat pertolongan dan dievakuasi menuju Griya Penida Medical. Sayangnya, setelah pemeriksaan tim medis, ia dinyatakan meninggal dunia. Tim medis menduga penyebab kematian adalah masuknya cairan ke paru-paru yang berujung henti jantung akibat tenggelam, kondisi medis yang biasa terjadi saat seseorang kehabisan tenaga atau tersapu arus tanpa sempat memberi sinyal bantuan kepada orang di sekitarnya.
Jenazah Akan Diseberangkan ke Bali Daratan
Setelah penanganan awal, jenazah Archibald rencananya akan diseberangkan melalui Pelabuhan Banjar Nyuh menuju Padangbai, sebelum dijemput ambulans dan dibawa ke Rumah Sakit Bali Mandara untuk penanganan lebih lanjut.
Kejadian ini menambah daftar panjang insiden tenggelam di kawasan wisata pantai Nusa Penida, yang memang jadi salah satu destinasi paling populer bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Crystal Bay sendiri dikenal punya arus yang bisa berubah cepat tergantung kondisi pasang surut, sesuatu yang seringkali tidak terlihat jelas dari permukaan air yang tampak tenang.
Kejadian ini sekali lagi jadi pengingat penting bagi wisatawan yang berkunjung ke pantai-pantai Nusa Penida untuk selalu memperhatikan kondisi arus laut dan tidak berenang sendirian tanpa pengawasan, terutama di titik-titik yang terlihat indah namun menyimpan risiko tersembunyi di bawah permukaannya.
Tag Terkait