Langsung ke konten
Bali Bali
Viral

30 Tahun Misteri, Pelaku Pembunuhan Tupac Shakur Akhirnya Divonis Bersalah

Giostanovlatto
30 Tahun Misteri, Pelaku Pembunuhan Tupac Shakur Akhirnya Divonis Bersalah

LambeTurahBali - Hampir tiga dekade sejak dunia hip-hop kehilangan salah satu legendanya, teka-teki pembunuhan Tupac Shakur akhirnya menemukan titik terang. Duane "Keffe D" Davis dinyatakan bersalah atas pembunuhan bersenjata yang merenggut nyawa sang rapper pada 1996 silam.

Dilansir dari People, Senin (31/8/2026), vonis ini jatuh tepat menjelang dua minggu peringatan 30 tahun kematian Tupac, yang meninggal dunia pada 13 September 1996. Juri yang terdiri dari 12 orang hanya butuh waktu kurang dari tiga jam untuk mencapai keputusan bersalah tersebut.

Dengan vonis ini, Duane kini terancam hukuman penjara maksimal seumur hidup, setelah terbukti merencanakan pembunuhan Tupac. Meski begitu, pemberatan hukuman terkait keterlibatan geng dalam dakwaan pembunuhan turut dibatalkan dalam putusan tersebut.

Duane Davis divonis pembunuhan Tupac Shakur

Yang menarik, kasus ini sempat mangkrak hampir dua dekade lamanya sebelum akhirnya Duane ditangkap dan resmi jadi terdakwa pada akhir September 2023. Mantan pemimpin geng jalanan asal Compton itu sendiri sempat mengaku tidak bersalah pada awal November 2023.

Salah satu kunci pembongkaran kasus ini justru datang dari mulut Duane sendiri. Memoarnya yang terbit pada 2019 berjudul Compton Street Legend, ditambah sejumlah wawancara lamanya termasuk yang dilakukan pada 2008, dipakai jaksa sebagai bukti di persidangan. Dalam wawancara tersebut, Duane bahkan sempat merinci detail penembakan Tupac.

Tim pembela Duane sendiri berusaha melemahkan bobot bukti ini dengan menyoroti kredibilitas ceritanya. "Dia dikenal suka melebih-lebihkan cerita," ujar pengacara Duane, Michael Sanft, dalam persidangan.

Di sisi lain, persidangan ini juga menghadirkan bukti forensik yang cukup mengerikan. Ahli patologi forensik Clark County, Dr. Lisa Gavin, menampilkan foto-foto hasil otopsi Tupac pada sidang 18 Agustus lalu di Las Vegas, memperlihatkan kondisi tubuh sang rapper di dalam kantong mayat berwarna hijau lengkap dengan luka tembak di sisi kanan dadanya.

Duane Davis divonis pembunuhan Tupac Shakur

"Ada 2 liter darah di rongga dada dan mereka mengangkat paru-parunya untuk mencoba menyelamatkannya," ujar Lisa, menjelaskan bagaimana peluru menembus paru-paru kanan Tupac.

Soal kronologi kejadian, Tupac ditembak dari dalam mobil di Las Vegas pada 7 September 1996. Dalam persidangan, penembakan tersebut diduga jadi aksi balas dendam atas serangan kelompok Tupac terhadap keponakan Duane, Orlando "Baby Lane" Anderson, beberapa jam sebelumnya di MGM Grand.

Tupac yang saat itu duduk di kursi penumpang sebuah BMW hitam, ditembak secara tiba-tiba dari dalam sebuah Cadillac putih yang berisi Duane, Orlando, dan dua pria lainnya. Ia bertahan enam hari sebelum akhirnya meninggal dunia pada 13 September 1996, mengakhiri perjuangan panjang melawan luka tembaknya.

Berita Terkait