Langsung ke konten
Bali Bali
Iklan
Entertainment

Audi Marissa dan Anthony Xie Sepakat Harta Gono-Gini untuk Anak

Giostanovlatto
Audi Marissa dan Anthony Xie Sepakat Harta Gono-Gini untuk Anak
Iklan

LambeTurahBali - Kalau biasanya perceraian selebriti identik dengan perebutan harta gono-gini yang panjang, kasus Audi Marissa dan Anthony Xie justru menunjukkan arah berbeda. Proses perceraian keduanya terus bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, tapi soal pembagian harta rupanya sudah selesai lebih dulu, dengan cara yang jarang terlihat di kasus serupa.

Kuasa hukum Anthony Xie, Rendi Rumapea, mengonfirmasi bahwa kedua prinsipal sudah menyepakati jadwal mediasi setelah berkoordinasi dengan pihak pengadilan.

"Hari ini kita, kita sudah sampaikan ya, bahwa dari prinsipal masing-masing bisa tanggal 22 September. Tinggal nanti kami komunikasikan dengan mediator yang sudah dipilih," ungkap Rendi saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (10/9).

Yang membuat kasus ini menarik untuk disorot justru bukan soal mediasinya, melainkan keputusan soal harta gono-gini. Rendi mengungkap seluruh aset yang dimiliki pasangan ini tidak dibagi kepada Audi maupun Anthony, melainkan sepenuhnya dihibahkan kepada anak mereka.

"Sepengetahuan kami semua aset dihibahkan ke anak," tutur Rendi.

Audi Marissa Anthony Xie sepakat harta gono-gini anak

Detail ini menarik karena berbeda jauh dari pola umum kasus perceraian, di mana harta gono-gini biasanya jadi salah satu titik paling alot untuk dinegosiasikan. Rendi bahkan menegaskan kembali bahwa apa pun bentuk kekayaan yang dihasilkan selama pernikahan Audi dan Anthony akan sepenuhnya menjadi hak milik sang anak, meski ia tidak merinci lebih jauh jenis aset yang dimaksud.

"Perkara nanti ke depannya itu urusan mereka ya, tapi sepengetahuan kami memang aset-asetnya diberikan ke anak. Mau aset seperti apapun kami tidak bisa sampaikan di sini, tapi pada intinya aset yang dimiliki, yang dihasilkan, semua diberikan ke anak," jelas Rendi.

Selain soal harta, hak asuh anak ternyata juga sudah disepakati kedua pihak jauh sebelum gugatan resmi diajukan ke pengadilan. Yang menarik, kesepakatan ini diambil tanpa perlu mempersoalkan siapa pihak yang benar atau salah dalam rumah tangga mereka, sebuah pendekatan yang cukup dewasa untuk ukuran kasus perceraian pada umumnya.

"Atas kesepakatan mereka, mau terlepas dari apapun ya, pada intinya dengan masing-masing alasan mereka, sampai akhirnya, tergugat atau di Anthony sendiri, hak asuhnya, seperti itu. Mau siapa yang benar, mau siapa yang salah, terlepas dari situ, mereka udah sepakat soal hak asuh ada di ayahnya," papar Rendi.

Dengan hak asuh yang jatuh ke tangan Anthony dan seluruh aset diserahkan penuh untuk kepentingan sang anak, kasus ini menunjukkan bahwa perceraian tidak selalu harus berujung pada perebutan, melainkan bisa juga jadi ruang bagi kedua pihak untuk sepakat demi kepentingan yang lebih besar. Rendi memastikan kedua prinsipal, Audi Marissa dan Anthony Xie, akan hadir langsung dalam mediasi pertama pada 22 September mendatang.

"Iya, 22 kemungkinan besar para prinsipal akan hadir," pungkasnya.

Berita Terkait

Iklan