Al Ghazali Rela Absen Syuting 3 Bulan, Semua Demi Momen yang Tak Akan Terulang Ini
LambeTurahBali - Ada satu fase dalam hidup yang Al Ghazali sengaja tidak mau lewatkan, dan untuk itu, ia rela menolak tawaran syuting selama beberapa bulan. Bukan karena sibuk dengan drifting atau kesibukan lain, tapi karena anak pertamanya bersama Alyssa Daguise sedang berada di fase pertumbuhan yang menurutnya hanya terjadi sekali seumur hidup.
Ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (5/9/2026), Al bercerita bahwa dirinya sengaja tidak mengambil pekerjaan syuting selama sekitar dua hingga tiga bulan. Alasannya sederhana tapi cukup menyentuh: ia tidak ingin kehilangan momen tumbuh kembang anaknya yang sedang berjalan cepat.
"Aku juga nggak ngambil syutingan dulu 2 bulan, 3 bulan karena aku emang nggak mau ngelewatin momen yang berjalan," ujarnya.
Perkembangan sang buah hati sendiri memang terbilang pesat belakangan ini. Anak Al dan Alyssa sudah bisa tengkurap dan mulai belajar merangkak, sesuatu yang menurut Al terjadi begitu cepat hingga ia merasa perlu lebih sering berada di rumah untuk menyaksikannya langsung.
"Udah bisa ngerangkak, udah bisa tengkurap," ungkap Al.

Bukan cuma soal kemampuan motorik, si kecil juga makin aktif bersuara. Ia semakin sering mengoceh setiap kali berinteraksi dengan orang di sekitarnya, bahkan terkadang seperti memberi respons ketika diajak bicara, meski tentu belum bisa mengucapkan kata yang jelas.
"Udah pengennya ngomong, ngoceh-ngoceh gitu. Banyak ngoceh," kata Al.
Bagi Al, momen menjadi ayah untuk pertama kali memang punya rasa yang berbeda dibanding jika kelak punya anak kedua. "Apalagi anak pertama kan. Anak kedua bisa, cuma anak pertama feeling pertama tuh emang ngena banget," ujarnya.
Sebagai orang tua baru, Al dan Alyssa memilih jalur otodidak dalam mengasuh anak, tanpa mengikuti kelas parenting khusus. Dua bulan pertama menjadi fase paling melelahkan, karena keduanya mengurus anak tanpa bantuan pengasuh. Setelah mendapatkan bantuan nanny, situasi rumah tangga mereka jadi lebih tenang, dan Al pun bisa kembali membagi waktu antara keluarga, pekerjaan, hingga hobi drifting-nya.
Al juga mengaku rajin mengabadikan setiap perkembangan anaknya lewat kamera ponsel, menyimpan banyak foto sebagai dokumentasi pribadi dari fase awal kehidupan buah hatinya. Baginya, keputusan mengurangi pekerjaan demi hadir di momen-momen ini terasa sepadan, dan ia berencana terus menjaga keseimbangan itu selama fase pertumbuhan anaknya masih berjalan.
Tag Terkait