Pencarian Berakhir Duka, Mayat Membusuk di Pantai Air Kuning Ternyata WN Polandia yang Hilang Sejak Minggu
LambeTurahBali - Misteri jasad tanpa busana yang ditemukan terdampar di Pantai Air Kuning, Jembrana, akhirnya menemukan titik terang. Sosok yang sempat jadi tanda tanya besar itu kini dipastikan sebagai Marcin Dawid Ryzycki, warga negara Polandia yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Pantai Tembles, Kecamatan Mendoyo, sejak Minggu (30/8/2026).
Terungkapnya identitas korban ini merupakan hasil kerja sama Tim Inafis Polres Jembrana bersama pihak RSU Negara, ditambah keterangan penting dari saksi kunci, yaitu teman korban asal Jepang bernama Takayuki Nagano.
Kapolres Jembrana, AKBP Cheery Sinta Maygrand Simamora, menjelaskan proses identifikasi ini tidak berjalan sembarangan. "Identitas tersebut diperoleh berdasarkan sejumlah ciri yang dikenali serta informasi dari pihak yang sebelumnya mengetahui laporan kehilangan," ungkapnya, Rabu (2/9/2026).
Begitu laporan penemuan mayat diterima, personel kepolisian langsung bergerak menjalankan prosedur identifikasi secara maraton. Kesimpulan akhirnya diperkuat oleh kecocokan bukti fisik dan aksesori yang masih menempel di tubuh korban.
"Dari ciri-ciri, aksesori yang dipakai, keterangan teman korban, diyakini itu korban yang tenggelam di Pantai Tembles," tegas Cheery.
Saat ini, Polres Jembrana masih berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak, mulai dari instansi terkait, perwakilan konsulat, hingga keluarga korban, untuk menangani proses pemulangan jenazah selanjutnya.
Menariknya, kronologi hilangnya Marcin sendiri ternyata bermula dari aktivitas yang cukup santai. Ia mendatangi lokasi yoga Time Less di tepi Pantai Tembles, Desa Penyaringan, bersama rekan wanitanya, TN, sekitar pukul 18.00 WITA pada Minggu malam.
Sekitar sejam kemudian, Marcin memutuskan melepas pakaian dan nekat turun sendirian ke laut untuk berenang, sementara temannya menunggu di area yoga. Sayangnya, hingga pukul 21.00 WITA, ia tak kunjung kembali ke darat.
Pengelola tempat yoga sempat melakukan pencarian mandiri di sepanjang pesisir malam itu, tapi tidak membuahkan hasil. Pencarian yang berlarut-larut ini akhirnya berujung duka, setelah jasad Marcin ditemukan dalam kondisi tak lagi bisa dikenali langsung di Pantai Air Kuning, beberapa hari setelah insiden tenggelam tersebut terjadi.
Tag Terkait