Langsung ke konten
Bali Bali
Viral

Waspada, Video Ungkap Sopir Ojol di Bali Diam-diam Rekam Penumpang Perempuan

Giostanovlatto
Waspada, Video Ungkap Sopir Ojol di Bali Diam-diam Rekam Penumpang Perempuan

LambeTurahNews - Naik ojek online biasanya soal keamanan dan kenyamanan. Tapi seorang perempuan asing yang sudah enam tahun tinggal di Bali justru mengungkap sisi gelap yang jarang dibicarakan, ada sopir yang diam-diam merekam penumpangnya sendiri untuk konten media sosial.

Peringatan ini disampaikan lewat video yang diunggah pemilik akun Instagram @lostlikeloui, yang mengaku sudah muak melihat fenomena ini terus berulang.

Bukan Cuma Sekali, Ini Pola yang Berulang

Dalam video tersebut, ia menjelaskan ada sejumlah sopir ojek online yang merekam penumpang perempuan tanpa izin, terutama yang mengenakan pakaian tertentu, lalu mengunggahnya sebagai konten ke platform seperti Facebook dan TikTok.

Yang membuat situasi ini makin serius, akun-akun tersebut disebut punya ratusan ribu pengikut, dan menjadikan konten semacam ini sebagai sumber penghasilan.

"Dia mengambil kesempatan dari perempuan-perempuan ini karena tentu mereka mabuk, mereka datang dan kembali setelah malam, dan itu sangat menjijikkan," ungkapnya dalam video.

Perempuan Ini Mengaku Sendiri Jadi Korban

Yang membuat testimoninya terasa lebih personal, ia mengaku sendiri pernah jadi sasaran perekaman semacam ini, lengkap dengan bukti kamera 360 miliknya sendiri.

"Saya memiliki kamera 360, dan dia benar-benar zoom ke bawah skirt saya ketika saya keluar dari motor," ungkapnya.

Di sinilah letak persoalan yang sebenarnya jauh lebih serius dari sekadar konten iseng. Rekaman semacam ini masuk kategori pelanggaran privasi berat, terlebih ketika subjeknya tidak menyadari sedang direkam sama sekali.

Alamat Rumah Ikut Terekspos, Bahaya Mengintai Lebih Jauh

Dalam caption unggahannya, ia menambahkan detail yang membuat isu ini semakin mengkhawatirkan. Beberapa video bahkan menampilkan momen penumpang diturunkan tepat di depan alamat rumahnya.

"Especially when they show the address when they drop them off, everyone knows where these girls live!! Be careful girls," tulisnya.

Ini bukan lagi sekadar soal privasi yang dilanggar, tapi berpotensi membuka celah keamanan yang lebih besar. Siapa pun yang menonton video tersebut bisa tahu persis di mana seorang perempuan tinggal, tanpa perempuan itu pernah menyadari informasinya sudah tersebar luas.

Lihat postingan di Instagram

Pemilik Akun Klarifikasi, Ini Bukan Soal Platform Tertentu

Yang menarik, ia menegaskan bahwa kritiknya bukan ditujukan ke platform ojek online tertentu.

"This is not aimed at anyone specifically. I've found more than 50 accounts on Facebook who post this. It has nothing to do with Gojek or Grab, it's just taxi bike drivers," tulisnya.

Klarifikasi ini penting untuk dipahami. Persoalannya bukan pada sistem atau aplikasi transportasi onlinenya, melainkan perilaku individu sopir tukang ojek yang menyalahgunakan akses mereka terhadap penumpang.

Dengan lebih dari 50 akun serupa yang sudah teridentifikasi, kesadaran soal isu ini jadi semakin penting, baik bagi wisatawan maupun warga asing yang tinggal di Bali. Pesan sederhananya, selalu waspada, dan jangan ragu melapor kalau menemukan tanda-tanda direkam tanpa izin saat menggunakan jasa ojek online.

Berita Terkait