KMP Putri Yasmin Hanyut ke Samudera Hindia, KNKT Selidiki
KNKT Mulai Investigasi, Jangan Buru-Buru Simpulkan Penyebab
Di sisi lain, Komite Nasional Keselamatan Transportasi turun tangan menyelidiki penyebab kebakaran kapal tersebut.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengonfirmasi tim KNKT sudah tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan. Ia meminta semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kebakaran sebelum hasil investigasi resmi keluar.
"Jadi kami belum berani terlalu cepat mengambil kesimpulan terkait penyebab dari kecelakaan ini," ujarnya di Pelabuhan Lembar, Rabu (12/8/2026).
Dudy juga menanggapi isu yang beredar soal dugaan kebakaran dipicu kendaraan listrik atau salah satu mobil boks yang berada di kapal. Menurutnya, informasi tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya.
"Itu belum bisa kami pastikan musababnya, jadi mohon jangan terburu-buru dulu," tegasnya.
Kapal Dinyatakan Laik Melaut Sebelum Insiden
Meski begitu, Dudy memastikan KMP Putri Yasmin berstatus laik melaut berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir di Pelabuhan Padangbai, Bali.
"Yang perlu kami sampaikan bahwa kapal ini laik melaut berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir," tandasnya.
Ia menambahkan, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah KNKT menyelesaikan penyelidikan dan mengetahui penyebab pasti kebakaran ini.
"Evaluasi akan kami lakukan setelah kami tahu hasil penyelidikannya dari KNKT," jelasnya.
Senada dengan Menhub, Gubernur Iqbal juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi soal penyebab kebakaran, dan menunggu hasil investigasi resmi dari KNKT.
"Nanti verifikasi hasil mengenai kenapa terjadinya kecelakaan ini kita tidak usah berspekulasi. Kita tunggu hasilnya, KNKT sudah tiba," pungkasnya.
Tag Terkait